Cilegon - Babinsa Koramil 2303/Pulomerak, Serda Tonny, melaksanakan kegiatan monitoring penyeberangan personel Latihan Bersama (Latma) Ksatria Warrior di Pelabuhan ASDP Merak, Kamis (6/8/2026).
Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan kelancaran pergerakan personel dan kendaraan menuju daerah latihan di Baturaja, Sumatera Selatan, melalui jalur penyeberangan Merak - Bakauheni.
Dalam kegiatan tersebut, Babinsa berkoordinasi dengan pihak manajemen dan protokoler Pelabuhan ASDP Merak yang dipimpin oleh General Manager ASDP Merak, Bapak Umar Imran Batu Bara.
Sebanyak 22 personel beserta 6 unit kendaraan melaksanakan lintas laut menggunakan KMP Putra Wajo dari Pelabuhan Merak menuju Pelabuhan Bakauheni, Rombongan dipimpin oleh Kolonel Ckm Hatmono.
Monitoring yang dilakukan Babinsa bertujuan memastikan proses embarkasi, administrasi, dan pengaturan kendaraan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar sehingga seluruh personel dapat melanjutkan perjalanan menuju lokasi latihan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Sinergi antara TNI AD, pengelola Pelabuhan ASDP Merak, serta seluruh unsur pendukung menjadi faktor penting dalam mendukung kelancaran mobilisasi personel Latma Ksatria Warrior sebagai bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme dan kesiapan prajurit.
Bapak Umar Imran Batu Bara (General Manager ASDP Merak):
Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik agar proses penyeberangan personel dan kendaraan Latma Ksatria Warrior berlangsung aman, tertib, dan tepat waktu.
Koordinasi yang baik dengan TNI menjadi kunci kelancaran kegiatan ini.
Serda Tonny (Babinsa):
Monitoring ini merupakan bagian dari tugas kami untuk memastikan seluruh rangkaian penyeberangan personel dan kendaraan berjalan dengan aman, lancar, serta sesuai prosedur sehingga tidak menghambat pelaksanaan latihan.
Mayor Inf. Mudjayin (Danramil 2303/Pulomerak):
Koramil akan terus mendukung setiap kegiatan yang berkaitan dengan mobilisasi personel TNI. Kehadiran Babinsa di lapangan merupakan wujud tanggung jawab dalam membantu kelancaran dan pengamanan kegiatan.
Letkol Inf. Imam Buchori, S.H., M.I.P. (Dandim 0623/Cilegon):
Sinergi antara TNI, pengelola pelabuhan, dan seluruh instansi terkait merupakan modal utama dalam menjamin kelancaran mobilisasi pasukan. Profesionalisme dan koordinasi harus terus dipertahankan.

Asep Supriyatna